<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>HARIS_N</title>
	<atom:link href="http://harisn73.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://harisn73.wordpress.com</link>
	<description>BLOG PRIBADI-KU YG BELUM TENTU ADA MANFAATNYA</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2008 10:46:24 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='harisn73.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/71dc5374058ccec19c969c892851b133?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>HARIS_N</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Hari Ini Dia Bawahan, Besok Atasan&#8230;</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/11/18/hari-ini-dia-bawahan-besok-atasan/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/11/18/hari-ini-dia-bawahan-besok-atasan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 10:46:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:&#8221; Boleh jadi, bawahan
anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak&#8230;.&#8221;. Tidak
banyak atasan yang menyadari kenyataan ini, sekaligus bersedia
menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan, lebih sedikit lagi
atasan yang bahkan dengan &#8217;sengaja&#8217; melakukan &#8217;sesuatu&#8217; untuk
membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri.
Meskipun pada kenyataannya, ada banyak bukti bahwa para bawahan
cemerlang melejit karirnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=83&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:&#8221; Boleh jadi, bawahan<br />
anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak&#8230;.&#8221;. Tidak<br />
banyak atasan yang menyadari kenyataan ini, sekaligus bersedia<br />
menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan, lebih sedikit lagi<br />
atasan yang bahkan dengan &#8217;sengaja&#8217; melakukan &#8217;sesuatu&#8217; untuk<br />
membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri.<br />
Meskipun pada kenyataannya, ada banyak bukti bahwa para bawahan<br />
cemerlang melejit karirnya hingga menjadi atasan bagi para mantan<br />
atasannya. Apakah anda menemukan fenomena serupa ini dilingkungan<br />
kerja anda?<span id="more-83"></span><br />
Bagi sebagian teman dia lebih suka pindah ke bagian  lain daripada<br />
harus menjadi bawahan bagi orang<br />
yang pernah menjadi bawahannya. Secara mental, dia tidak siap<br />
menghadapi situasi terbalik seperti itu. Sulit menerimanya karena ada<br />
ganjalan psikologis didalam dirinya. Dia dikuasai rasa gengsi. Merasa<br />
diri lebih senior. Lebih superior. Dan rupanya, tidak sedikit orang<br />
yang bersikap seperti itu.</p>
<p>Konteks diskusi kita saat ini<br />
sedang membahas aspek  :&#8221;Boleh jadi, bawahan kita akan menjadi atasan<br />
kita pada suatu saat kelak&#8230;.&#8221; Let&#8217;s accept the fact, and let&#8217;s<br />
deal with it.</p>
<p>Bagi kita, hal ini memiliki dua implikasi. Pertama; seandainya kita<br />
adalah sang atasan itu. Bagaimana kita menghadapi kemungkinan seperti<br />
itu? Kemungkinan ketika bawahan kita menjadi atasan bagi kita.<br />
Mustahil? Tidak.</p>
<p>Maka, penting bagi kita untuk memiliki paradigma positif. Jika ada<br />
bawahan yang memiliki kualitas dan kinerja yang lebih baik dari kita;<br />
bukankah itu baik bagi kita maupun organisasi itu sendiri? Memang,<br />
idealnya kita naik posisi terus menerus, sehingga setinggi apapun<br />
bawahan kita naik; kita masih berada diatasnya. Namun, bukankah<br />
didunia nyata tidak selalu terjadi hal sedemikian?</p>
<p>Mari cermati kalimat ini;&#8221;Guru yang baik bukanlah mereka yang mau<br />
mengajarkan semua hal yang diketahuinya. Melainkan, mereka yang<br />
bersedia membantu muridnya membuka tabir-tabir pengetahuan yang belum<br />
pernah terpecahkan. &#8221; Apa yang kita ketahui sangatlah terbatas.<br />
Sehingga, mengajarkan semua yang kita tahu tidak akan bisa menjadikan<br />
generasi masa depan lebih baik dari kita. Jika hal ini berlaku dalam<br />
hubungan antara guru dan murid, dapatkah juga terjadi dalam hubungan<br />
antara atasan dan bawahan?</p>
<p>Seorang guru sejati akan bahagia ketika mendapati muridnya lebih<br />
hebat dari dirinya sendiri. Demikian pula seorang atasan yang hebat.<br />
Dia bahkan membuka jalan, supaya bawahannya bisa menapak lebih<br />
tinggi. Tanpa ada rasa iri. Tiada pula kecemburuan. Yang ada,<br />
hanyalah kebanggaan didalam dirinya. Meskipun – biasanya &#8211; seseorang<br />
yang telah menapak tinggi lupa bahwa; ada peran atasannya dalam<br />
pencapaian yang diraihnya. Jadi, tidak mengherankan jika mereka kerap<br />
berkata;&#8221;I did it myself.&#8221; Tapi, seorang atasan sejati; tidak<br />
terlampau merisaukannya.</p>
<p>Implikasi kedua; seandainya kita sang bawahan itu. Bukti bahwa<br />
seorang bawahan bisa menapak jenjang karir yang lebih tinggi dari<br />
atasan, cukup untuk meyakinkan diri kita bahwa masa depan kita bisa<br />
jauh lebih baik dari yang dapat kita bayangkan.</p>
<p>Sering kita dengar orang yang mengeluh bahwa karirnya tidak<br />
berkembang karena atasannya tidak cukup memberi bimbingan. Bisa iya.<br />
Bisa juga tidak. </p>
<p>Disisi lain, kita juga sering terjebak pada anggapan<br />
bahwa; &#8216;kemampuan teknis adalah segala-galanya&#8217; . Padahal, kemampuan<br />
teknis hanyalah satu dari sekian banyak faktor penting. Jadi, orang-<br />
orang yang hanya hebat secara teknis, hanya layak untuk menjadi<br />
pelaksana. Bukan pemimpin. Itulah sebabnya, mengapa orang-orang yang<br />
hebat secara teknis; sering tersingkir. Repotnya, mereka merespon<br />
situasi ini dengan menyimpulkan bahwa manajemen telah pilih kasih.<br />
Mereka merasa; proses assesment tidak fair.</p>
<p>Kita, harus keluar dari pola pikir semacam itu. Sebab, jika terjebak<br />
didalamnya; kita tidak akan pernah mengetahui apa yang harus<br />
diperbaiki. Kita mengira bahwa semua kualifikasi itu sudah kita<br />
miliki. Padahal, ada orang lain yang lebih baik dari kita. Seperti<br />
halnya anda yang tidak ingin dipimpin oleh orang yang sekedar jago<br />
dalam hal-hal teknis; maka tentu orang lainpun tidak ingin anda yang<br />
hanya menguasai aspek teknis itu tampil menjadi pemimpin. Sebaliknya,<br />
ketika kemampuan teknis anda dipadukan dengan sikap positif,<br />
kemampuan membangun hubungan yang produktif baik dengan atasan,<br />
bawahan maupun rekan sekerja, serta loyalitas yang tinggi; maka<br />
mungkin, memang anda layak mendapatkan kesempatan untuk dipersaingkan<br />
dengan orang-orang hebat lainnya. </p>
<p>wassalam</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/83/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/83/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/83/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=83&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/11/18/hari-ini-dia-bawahan-besok-atasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>18 Modus Operandi Korupsi di Daerah</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/08/24/18-modus-operandi-korupsi-di-daerah/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/08/24/18-modus-operandi-korupsi-di-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 02:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[DATA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan, dari tahun 2004 hingga 2008 ada 211 kasus korupsi yang diselidiki, 107 perkara penyidikan, 75 perkara penuntutan, 59 perkara telah berkekuatan hukum tetap, dan 53 perkara telah dieksekusi.
Dari ratusan kasus korupsi itu, ada 8 kelompok perkara menurut jenis Tindak Pidana Korupsi (TPK)-nya. Delapan kelompok itu adalah
(1) TPK dalam pengadaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=80&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>DATA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan, dari tahun 2004 hingga 2008 ada 211 kasus korupsi yang diselidiki, 107 perkara penyidikan, 75 perkara penuntutan, 59 perkara telah berkekuatan hukum tetap, dan 53 perkara telah dieksekusi.<span id="more-80"></span></p>
<p>Dari ratusan kasus korupsi itu, ada 8 kelompok perkara menurut jenis Tindak Pidana Korupsi (TPK)-nya. Delapan kelompok itu adalah</p>
<p>(1) TPK dalam pengadaan barang/jasa yang dibiayai APBN/D</p>
<p>(2) TPK dalam penyalahgunaan anggaran,</p>
<p>(3) TPK dalam perizinan sumber daya alam yang tidak sesuai ketentuan,</p>
<p>(4) TPK penggelapan dalam jabatan,</p>
<p>(5) TPK pemerasan dalam jabatan, (6) TPK penerimaan suap,</p>
<p>(7) TPK gratifikasi, dan</p>
<p>(8) TPK penerimaan uang dan barang yang berhubungan dengan jabatan.</p>
<p>Selain memaparkan jenis-jenis TPK, dalam dialog dengan para kepala daerah di Gedung DPD, Jumat (22/8), Ketua KPK Antasari Azhar juga menyampaikan sejumlah modus operandi korupsi di daerah.</p>
<p>Berikut adalah 18 modus operandi yang dirangkum KPK:</p>
<p>(1) Pengusaha menggunakan pengaruh pejabat pusat untuk &#8220;membujuk&#8221; Kepala Daerah/Pejabat Daeerah mengintervensi proses pengadaan dalam rangka memenangkan pengusaha, meninggikan harga atau nilai kontrak, dan pengusaha tersebut memberikan sejumlah uang kepada pejabat pusat maupun daerah</p>
<p>(2) Pengusaha mempengaruhi Kepala Daerah/Pejabat Daerah untuk mengintervensi proses pengadaan agar rekanan tertentu dimenangkan dalam tender atau ditunjuk langsung, dan harga barang/jasa dinaikkan (mark up), kemudian selisihnya dibagi-bagikan</p>
<p>(3) Panitia pengadaan membuat spesifikasi barang yang mengarah ke merk atau produk tertentu dalam rangka memenangkan rekanan tertentu dan melakukan mark up harga barang atau nilai kontrak</p>
<p>(4) Kepala Daerah/Pejabat Daerah memerintahkan bawahannya untuk mencairkan dan menggunakan dana/anggaran yang tidak sesuai dengan peruntukannya kemudian mempertanggungjawabkan pengeluaran dimaksud dengan menggunakan bukti-bukti yang tidak benar atau fiktif</p>
<p>(5) Kepala Daerah/Pejabat Daerah memerintahkan bawahannya menggunakan dana/uang daerah untuk kepentingan pribadi koleganya, atau untuk kepentingan pribadi kepala/pejabat daerah ybs, kemudian mempertanggungjawabkan pengeluaran-pengeluaran dimaksud dengan menggunakan bukti-bukti yang tidak benar, bahkan dengan menggunakan bukti-bukti yang kegiatannya fiktif</p>
<p>(6) Kepala Daerah menerbitkan peraturan daerah sebagai dasar pemberian upah pungut atau honor dengan menggunakan dasar peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi yang tidak berlaku lagi</p>
<p>(7) Pengusaha, pejabat eksekutif, dan pejabat legislatif daerah bersepakat melakukan ruislag atas aset Pemda dan melakukan mark down atas aset Pemda serta mark up atas aset pengganti dari pengusaha/rekanan</p>
<p>(8) Para Kepala Daerah meminta uang jasa (dibayar dimuka) kepada pemenang tender sebelum melaksanakan proyek</p>
<p>(9) Kepala Daerah menerima sejumlah uang dari rekanan dengan menjanjikan akan diberikan proyek pengadaan</p>
<p>(10) Kepala Daerah membuka rekening atas nama kas daerah dengan specimen pribadi (bukan pejabat dan bendahara yang ditunjuk), dimaksudkan untuk mepermudah pencairan dana tanpa melalui prosedur</p>
<p>(11) Kepala Daerah meminta atau menerima jasa giro/tabungan dana pemerintah yang ditempatkan pada bank</p>
<p>(12) Kepala Daerah memberikan izin pengelolaan sumber daya alam kepada perusahaan yang tidak memiiki kemampuan teknis dan finansial untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya</p>
<p>(13) Kepala Daerah menerima uang/barang yang berhubungan dengan proses perijinan yang dikeluarkannya</p>
<p>(14) Kepala Daerah/keluarga/kelompoknya membeli lebih dulu barang dengan harga yang murah kemudian dijual kembali kepada instansinya dengan harga yang sudah di-mark up</p>
<p>(15) Kepala Daerah meminta bawahannya untuk mencicilkan barang pribadinya menggunakan anggaran daerahnya</p>
<p>(16) Kepala Daerah memberikan dana kepada pejabat tertentu dengan beban kepada anggaran dengan alasan pengurusan DAU/DAK</p>
<p>(17) Kepala Daerah memberikan dana kepada DPRD dalam proses penyusunan APBD</p>
<p>(18) Kepala Daerah mengeluarkan dana untuk perkara pribadi dengan beban anggaran daerah</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=80&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/08/24/18-modus-operandi-korupsi-di-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Bisa Seindah Ini, Kenapa Tidak?</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/06/28/hidup-bisa-seindah-ini-kenapa-tidak/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/06/28/hidup-bisa-seindah-ini-kenapa-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2008 10:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya menulis &#8220;Ah..Ternyata Hidup Ini Semakin Indah&#8221; ada seorang
teman yang mengatakan , &#8220;hidup tidak seindah yang
dirasakan.&#8221; mendengar kata teman tersebut, Tiba-tiba muncul satu
pertanyaan, bagaimana mungkin ada yang bisa merasakan hidup ini indah
namun ada juga yang tidak bisa merasakan indahnya hidup?
Hidup kita sehari-hari selalu saja penuh dengan tontonan yang
menghibur bahkan ada orang yang menghabiskan waktunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=78&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ketika saya menulis &#8220;Ah..Ternyata Hidup Ini Semakin Indah&#8221; ada seorang<br />
teman yang mengatakan , &#8220;hidup tidak seindah yang<br />
dirasakan.&#8221; mendengar kata teman tersebut, Tiba-tiba muncul satu<br />
pertanyaan, bagaimana mungkin ada yang bisa merasakan hidup ini indah<br />
namun ada juga yang tidak bisa merasakan indahnya hidup?<!--selanjutnya baca disini--></p>
<p>Hidup kita sehari-hari selalu saja penuh dengan tontonan yang<br />
menghibur bahkan ada orang yang menghabiskan waktunya dengan menonton<br />
televisi, menatap layar komputer yang menjadi tercerabut dari jiwa<br />
sejatinya. Ketercerabutan itulah yang membuat hidup kita menjadi<br />
terasa kering bahkan kehilangan kemampuan kita menikmati hidup yang<br />
begitu indahnya.</p>
<p>Lantas bagaimana kita menemukan jiwa sejati kita? sehingga kita bisa<br />
hidup yang begitu indah?</p>
<p>Hal yang paling penting, perlu kita lakukan sekarang juga adalah<br />
bukalah pikiran. Sebab dengan membuka pikirkan anda, anda menjadi<br />
penentu hidup anda sendiri. kesuksesan atau kegagalan anda hari ini<br />
sangat ditentukan apa yang anda pikiran di pagi yang cerah ini.karena<br />
Anda menjadi seperti apa yang anda pikirkan.</p>
<p>Buatlah hidup ini indah, dengan berpikir bahwa hidup ini begitu indah.<br />
maka hidup anda menjadi indah, seindah yang anda pikirkan. Jika tidak,<br />
anda akan menderita.</p>
<p>Itulah sebabnya keindahan hidup ini senantiasa melahirkan keindahan<br />
dalam tindakan-tindakan hidup anda. Demikian juga dalam keindahan<br />
hidup saya. Maka perkenankan saya berdoa sejenak untuk diri saya dan<br />
untuk sahabat-sahabat yang terkasih yang membaca tulisan saya ini.</p>
<p>&#8220;Allohumma innaa nas-aluka hubbaka, wa hubba man yuhibbuka, wa hubba<br />
`amalin yuqorribuna ilaa hubbik&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya Alloh, kami memohon cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang<br />
mencintai-Mu, dan cinta kepada amalan yang mendekatkan kami pada<br />
cinta-Mu&#8221; (dari doa dalam hadits hasan riwayat at-Tirmidzi) .</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/78/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/78/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=78&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/06/28/hidup-bisa-seindah-ini-kenapa-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masalah Itu Indah</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/06/06/masalah-itu-indah/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/06/06/masalah-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 10:35:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Masalah hidup akan menjadi indah jika anda menyikapi setiap masalah yang hadir pada diri anda setiap hari sebagai hiburan yang senantiasa mendewasakan diri. Itulah sebabnya bagi orang yang kuat masalah hidup adalah hiburan yang menyenangkan bagai nyanyian jiwa dipagi hari
menyambut datangnya sinar mentari.
Sama seperti halnya seorang ibu yang mengasuh anaknya sekalipun bandel tetap saja ibu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=76&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Masalah hidup akan menjadi indah jika anda menyikapi setiap masalah yang hadir pada diri anda setiap hari sebagai hiburan yang senantiasa mendewasakan diri. Itulah sebabnya bagi orang yang kuat masalah hidup adalah hiburan yang menyenangkan bagai nyanyian jiwa dipagi hari<br />
menyambut datangnya sinar mentari.</p>
<p>Sama seperti halnya seorang ibu yang mengasuh anaknya sekalipun bandel tetap saja ibu menganggap masalah anaknya bukanlah beban hidup melainkan hiburan bagi dirinya. Karena peran ibu dilakukan dengan cinta dan kasih sayang pada sang buah hati.</p>
<p>Masalah juga tak ubahnya seorang petinju. Bagi seorang petinju, dia menolak sparing partner yang lemah karena tidak sepadan sebab bagi dia lawan yang tangguh akan membuat dirinya semakin percaya diri. Semakin berat masalah anda berarti semakin indah hidup anda.</p>
<p>wassalam</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=76&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/06/06/masalah-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saatnya Merangin Berubah&#8230;</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/05/19/saatnya-merangin-berubah/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/05/19/saatnya-merangin-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 12:02:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa???
Mereka jadi kebal rasa, banyak yang tak lagi tahu mana haram  halal Kebal menyaksikan kemiskinan yang papa, anak anak dhuafa, tinggal jauh di desa dan kampung halaman yang tak tersentuh jalan, walaupun negeri ini sudah merdeka, atau yang cacat terseok seok dijalanan, memelas asih, tak terpelihara. Bukankah ini tugas dari anak negeri yang kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=69&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mengapa???<br />
Mereka jadi kebal rasa, banyak yang tak lagi tahu mana haram  halal Kebal menyaksikan kemiskinan yang papa, anak anak dhuafa, tinggal jauh di desa dan kampung halaman yang tak tersentuh jalan, walaupun negeri ini sudah merdeka, atau yang cacat terseok seok dijalanan, memelas asih, tak terpelihara. Bukankah ini tugas dari anak negeri yang kami pilih untuk memimpin kami.<br />
Bocah bocah laki perempuan tak lagi mampu bertandang kekelas. Drop out. Sepuluh lima belas tahun mendatang negri ini penuh dengan bocah bebal karena tak terjangkau melunasi espepe, buku, sepatu, &amp; seragam. bukankan pendidikan ini untuk kita semua&#8230;.<br />
<span id="more-69"></span><br />
Sementara wabah materialistic, tamak, serakah, tipu-menipu, popularitas, kongkalikong, selingkuh, manipulasi, ka-ka-en jadi makanan harian. Juga liukan tubuh tubuh murah hampir tak berbusana di panggung saat pesta rakyat di pelosok desa sekalipun.<br />
Anehnya&#8230; yang protespun dikatakan kolot, kuno berlebihan, sok moralis Bahkan jadi bahan selorohan.<br />
Ohhh.. .Meranginku yang tengah tersaruk-saruk, menelusuri jalanan panas beraspalkan lumpur dikala hujan dan debu dikala panas.</p>
<p>Namun� masih terlalu dinikah untuk menyadari semua ini Tak tahu atau tak mau mencari tahu&#8230; apa salah diri ini&#8230; kami ingin perubahan menjadi lebih baik dari sekarang&#8230;.<br />
Desah desah doa dari segelintir yang hanief dan mu&#8217;min dilarut tengah malam, dipojokan� rumah gubuk remang terevaporasi begitu saja oleh pengap dan panasnya udara atau bising dari derunya mesin motor para pekerja dan penyewa motor ojek untuk mengais rejeki mereka. Tak menyisakan perubahan. Rona itu bahkan tetap kelabu Yang ma&#8217;ruf kalah tergilas.<br />
Doa doa itu pupus tersapu oleh dosa dosa Nan bergelimang dan bergelimpang melintang Dimana mana.</p>
<p>Aku lelah &#8211; aku penat� dan jenuh.<br />
Ya Rabb tidak cukupkah dengan lima kali kami berlutut, menyembahmu, bersaum, berzakah dan berumroh &amp; berhaji. Janganlah engkau angkat &#8216;Tauhid dan nikmat iman kami&#8217; dari qalbu qalbu kami yang dhaif ini. Biarkan ia bersemayam pada relung rongga dada kami, kendati kami sesekali digoyah dan diguncang.<br />
Ya Allah hadirkan rasa kasih sayang pada mereka mereka yang telah kebal rasa. Hadirkan rasa peka pada nurani mereka yang diberi amanah untuk mengelola merangin kamu ini, atau pada mereka yang memiliki kesempatan, berikanlah itu&#8230; sebelum datang hari penyesalan. Mumpung masih ada matahari Mumpung masih ada hari esok</p>
<p>Ya Allah air mata ini telah mengering,<br />
Tak ada lagi yang tersisa<br />
Lalu dari mana ku memulai<br />
Aku buntu tak tahu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
Kami ingin perubahan&#8230;..<br />
Berikanlah pemimpin yang bisa merubah keadaan kami&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=69&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/05/19/saatnya-merangin-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tersenyumlah shobatku..</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/13/tersenyumlah-shobatku/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/13/tersenyumlah-shobatku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jan 2008 10:00:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/2008/01/13/tersenyumlah-shobatku/</guid>
		<description><![CDATA[Ditengah kegundahan hati, masihkah anda mampu memberikan senyuman yang
termanis sekalipun untuk orang yang paling anda benci? Masihkah anda
mampu memberikan senyuman yang termanis sekalipun orang itu musuh
besar anda? Sesungguhnya kebencian dan kecintaan kita terhadap
seseorang adalah satu ruang yang berbeda tempat. Bila Wajah kebencian
juga wajah kecintaan. Wajah kecintaan juga wajah kebencian. Jadi,
untuk apa membenci jika satu saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=74&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ditengah kegundahan hati, masihkah anda mampu memberikan senyuman yang<br />
termanis sekalipun untuk orang yang paling anda benci? Masihkah anda<br />
mampu memberikan senyuman yang termanis sekalipun orang itu musuh<br />
besar anda? Sesungguhnya kebencian dan kecintaan kita terhadap<br />
seseorang adalah satu ruang yang berbeda tempat. Bila Wajah kebencian<br />
juga wajah kecintaan. Wajah kecintaan juga wajah kebencian. Jadi,<br />
untuk apa membenci jika satu saat anda mencintai? untuk apa anda<br />
mencintai jika satu saat anda membenci?<span id="more-74"></span></p>
<p>Kenapa tidak anda berikan senyuman yang termanis yang anda miliki<br />
untuk semua orang. Orang yang anda cintai maupun yang orang yang anda<br />
benci, sebab senyuman itu akan melepaskan sekat-sekat kebencian dan<br />
kecintaan. Senyuman akan meluluhkan hati yang keras bagai batu.<br />
Senyuman juga yang menyelamatkan diri anda dari segala mara bahaya.</p>
<p>Sudah saatnya kita bergandeng tangan untuk dunia yang satu. Dunia yang<br />
tiada kebencian terhadap sesama. Dunia yang tidak lagi menggunakan<br />
kekerasan sebagai jalan hidupnya. Dunia yang dipenuhi dengan<br />
orang-orang yang selalu menyebarkan senyuman yang termanis yang<br />
dimilikinya. Dunia yang hanya mengenal cinta dan kasih sayang pada<br />
sesama. Itulah dunia anda dan saya.</p>
<p>Wassalam,</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/74/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/74/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=74&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/13/tersenyumlah-shobatku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>keluarlah dari kegelapan</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/keluarlah-dari-kegelapan/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/keluarlah-dari-kegelapan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2008 05:51:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/keluarlah-dari-kegelapan/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika anda hidup dalam kegelapan itu pertanda anda diminta menyalakan cahaya di dalam diri anda. Semakin gelap jalan yang anda telusuri dalam hidup ini semakin terang cahaya yang ada pada diri anda sehingga orang-orang disekeliling anda yang hidup dalam kegelapan juga merasakan terangnya cahaya itu.
Bila ada ungkapan &#8220;Kenalilah dirimu maka engkau akan mengenal
Penciptamu&#8221; itu berarti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=73&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ketika anda hidup dalam kegelapan itu pertanda anda diminta menyalakan cahaya di dalam diri anda. Semakin gelap jalan yang anda telusuri dalam hidup ini semakin terang cahaya yang ada pada diri anda sehingga orang-orang disekeliling anda yang hidup dalam kegelapan juga merasakan terangnya cahaya itu.<span id="more-73"></span></p>
<p>Bila ada ungkapan &#8220;Kenalilah dirimu maka engkau akan mengenal<br />
Penciptamu&#8221; itu berarti anda diminta mengenali yang mana diri anda yang sejati sebab dengan mengenali diri yang sejati, anda juga mengenali, diri anda yang palsu. Hanya diri anda yang sejatilah yang akan mengetahui dimana letak sumber cahaya yang akan menerangi jalan hidup yang penuh kegelapan.<br />
Bagi orang-orang yang lemah, hidup dalam kegelapan adalah beban. berbeda bagi mereka, orang-orang yang kuat dan pemberani itu pertanda meningkatnya kualitas hidup yang ada pada dirinya. Sebab dengan kehidupan yang penuh kegelapan sudah tiba bagi dirinya untuk menyalakan cahaya agar menerangi jalan hidup umat manusia.</p>
<p>Kini sudah saatnya bagi anda menyalakan cahaya di dalam diri anda.</p>
<p>wassalam</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/73/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/73/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=73&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/keluarlah-dari-kegelapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jadilah Bermanfaat Untuk Orang Lain</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/jadilah-bermanfaat-untuk-orang-lain/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/jadilah-bermanfaat-untuk-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2008 05:35:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/jadilah-bermanfaat-untuk-orang-lain/</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda bertanya bagaimana menyalakan cahaya di dalam diri anda?
Jawabnya mudah, dekatkanlah diri anda dengan sumber cahaya yang membuat diri anda bercahaya. Semakin dekat anda dengan sumber cahaya semakin bersinar terang diri anda. Semakin anda jauh dari sumber cahaya, semakin gelap hidup anda.
Hidup seseorang sangat ditentukan oleh cara berpikirnya dan cara
bertindaknya. Jika cara berpikir dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=72&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Jika anda bertanya bagaimana menyalakan cahaya di dalam diri anda?<br />
Jawabnya mudah, dekatkanlah diri anda dengan sumber cahaya yang membuat diri anda bercahaya. Semakin dekat anda dengan sumber cahaya semakin bersinar terang diri anda. Semakin anda jauh dari sumber cahaya, semakin gelap hidup anda.<span id="more-72"></span></p>
<p>Hidup seseorang sangat ditentukan oleh cara berpikirnya dan cara<br />
bertindaknya. Jika cara berpikir dan cara bertindaknya diterangi oleh cahaya Ilahi Robbi maka dampak yang ditimbulkan adalah kebahagiaan bagi sekelilingnya. Namun sebaliknya, jika cara berpikir dan cara bertindaknya diselimuti kegelapan dampak yang ditimbulkan adalah penderitaan bagi sekelilingnya.</p>
<p>Bagi orang yang hidupnya bercahaya, sudah tidak lagi memikirkan<br />
dirinya sendiri sebab dirinya sudah menjadi lentera yang terus menerus menyala, mengajarkan, menyembuhkan dan menyinari jalan bagi orang-orang yang hidup dalam kegelapan. Tiada lagi kata yang sanggup untuk menggambarkan kebaikan, ketulusan, keikhlasan, kedermawanan, kearifan dan kasih sayangnya untuk sesama.</p>
<p>wass&#8230;<br />
Haris.N</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/72/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/72/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=72&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/11/jadilah-bermanfaat-untuk-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memahami Perilaku Bawahan</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/10/memahami-perilaku-bawahan/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/10/memahami-perilaku-bawahan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 03:22:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/2008/01/10/memahami-perilaku-bawahan/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang yang memimpin manusia, semestinya kita menyadari, bahwa ada suatu seni dalam bekerja, suatu seni dalam memimpin dan mengarahkan orang lain. Sehingga dengan demikian, untuk bisa sepenuhnya mengembangkan dan meningkatkan kualitas bawahan (staf), maka perilaku-perilaku tertentu harus &#8220;diubah&#8221; dan &#8220;dibentuk&#8221;.

Di bawah ini, ada 10 langkah dalam proses mengubah dan membentuk perilaku bawahan:
1. Tampunglah proses [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=64&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebagai orang yang memimpin manusia, semestinya kita menyadari, bahwa ada suatu seni dalam bekerja, suatu seni dalam memimpin dan mengarahkan orang lain. Sehingga dengan demikian, untuk bisa sepenuhnya mengembangkan dan meningkatkan kualitas bawahan (staf), maka perilaku-perilaku tertentu harus &#8220;diubah&#8221; dan &#8220;dibentuk&#8221;.<br />
<span id="more-64"></span><br />
Di bawah ini, ada 10 langkah dalam proses mengubah dan membentuk perilaku bawahan:</p>
<p>1. Tampunglah proses perubahan perilaku.<br />
    Perilaku berubah secara bertahap, bukan sekaligus. Seseorang menguasai satu komponen, bergerak maju, mengubah tahap berikutnya, dst&#8230;hingga semua komponen dikuasai, dan sebuah perilaku baru yang kompleks &#8220;terbentuk&#8221;. Dalam hal ini Anda bisa memberikan prioritas kepada setiap aspek dan menghargainya secara berurutan, bisa dalam bentuk pujian lisan, promosi, dan segala sesuatu yang berarti bagi mereka.</p>
<p>2. Tentukan pola-pola perilaku baru dengan rinci.</p>
<p>   Nyatakan apa yang Anda inginkan untuk dicapai secara menyeluruh serta rinci atau detil, dan dibagi dalam jumlah kecil yang mudah dicapai. Kunci di sini adalah kerincian. Anda bisa memulainya dengan menggunakan awal kalimat: Bagaimana cara&#8230;?</p>
<p>3. Berikan umpan balik pada setiap prestasi mereka.</p>
<p>   Sebagian besar orang selalu tertarik dengan seberapa baik prestasi mereka. Mereka ingin mengetahui bagaimana hasil kerja mereka, dan apakah mereka telah mencapai sasaran atau tidak. Tidak adanya umpan balik, sering menimbulkan perilaku setengah-setengah, atau bahkan tidak dapat diterima sama sekali. Buatlah catatan-catatan prestasi setiap individu dan tunjukkan ke mereka dengan membandingkan pada standar perusahaan. Berikan pemahaman tentang hasil-hasil perilaku mereka&#8230;ini bisa memotivasi  untuk terus memperbaikinya.</p>
<p>4. Tanggapilah perilaku secepat mungkin.</p>
<p>    Informasikan kepada bawahan Anda, bahwa Anda mengetahui perilaku mereka begitu perilaku tersebut terjadi. Misalnya, jika seseorang datang ke kantor tepat waktu, maka ketepatan waktu ini harus diakui dan dicatat, bisa juga dipuji&#8230;sebagai bentuk perhatian dan penghargaan. Tetapi mereka yang malas juga harus diberitahu!</p>
<p>5. Gunakan penguatan (reinforcement) yang ampuh.</p>
<p>   Untuk dapat menjadi efektif, maka penghargaan penting bagi pegawai&#8230;sebagai bentuk penguatan. Penguatan juga harus cukup kuat, baik untuk mengundang perilaku baru maupun mempertahankan perilaku yang benar. Penghargaan yang ada harus diterangkan dengan bijak dan rinci&#8230;apa saja upaya-upaya khusus untuk menghargai pegawai berprestasi itu.</p>
<p>6. Gunakan penguatan secara berkesinambungan.</p>
<p>   Perilaku-perilaku baru harus ditanggapi setiap waktu terjadi. Penguatan ini harus dilanjutkan hingga perilaku ini menjadi sebuah kebiasaan. Kata kunci di sini adalah konsistensi.</p>
<p>7. Gunakan beragam penguatan untuk perawatan.</p>
<p> Meskipun perilaku tersebut telah menjadi kebiasaan, itu masih perlu dihargai, meskipun tidak harus setiap kali. Jangan biarkan perilaku menghilang karena kurangnya penguatan!</p>
<p>8. Hargailah kerjasama kelompok (teamwork) &#8211; bukan persaingan.</p>
<p>Hubungan yang saling membantu adalah suatu keharusan untuk membina semangat kelompok. Oleh karena itu, sistem penghargaan harus menerapkan hal ini. Sasaran kelompok dan penghargaan kelompok adalah satu cara untuk mendorong kerjasama, dalam keadaan-keadaan dimana pekerjaan dan prestasi saling bergantung. Dengan melakukan pertemuan-pertemuan &#8220;pemecahan masalah kelompok&#8221;, maka setiap orang dapat terlibat dalam kerjasama kelompok dan prestasi kerja yang tinggi.</p>
<p>9. Kaitkan semua penghargaan dengan prestasi kerja.</p>
<p>Untuk dapat belajar, maka pegawai perlu tahu: mengapa mereka dihargai &#8230; atau mengapa dalam beberapa hal tidak dihargai, bahkan bisa mendapatkan hukuman? Misalnya, kenaikan gaji secara rutin setahun sekali, menjadi tidak jelas&#8230;mengapa kenaikan gaji diberikan&#8230;ini tidak bisa memberikan motivasi perilaku. Oleh karena itu, kaitkanlah semua penghargaan itu langsung dengan perilaku yang Anda inginkan agar diulangi!</p>
<p>10. Jangan sekali-kali melalaikan prestasi kerja yang tinggi.</p>
<p>Pastikan bahwa orang-orang yang berprestasi tinggi menyadari, bahwa mereka diakui sebagai orang yang berprestasi tinggi, dan dihargai sewajarnya. Jika Anda melupakan mereka yang berprestasi tinggi, dan tidak menghargainya&#8230;maka itu akhirnya akan merusak prestasi kerja mereka selanjutnya. Begitu mereka sudah berprestasi tinggi, perlu tetap diberikan motivasi tinggi kepadanya&#8230;bukan malah menghentikan motivasi!</p>
<p>Kesepuluh petunjuk ini, harus kita ingat pada setiap membuat strategi untuk pelaksanaan gagasan-gagasan baru&#8230;jika Anda menginginkan perilaku-perilaku pegawai Anda, sesuai dengan keinginan Anda dan sasaran perusahaan Anda. Kesuksesan pelaksanaan gagasan-gagasan baru Anda, bergantung pada bagaimana kesepuluh langkah ini bisa dilaksanakan dengan baik oleh semua orang di dalam perusahaan Anda. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimum, maka setiap orang harus siap untuk mengubah&#8230;bukan saja perilaku mereka, tetapi juga perilaku orang lain di tempat kerja.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=64&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2008/01/10/memahami-perilaku-bawahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HarUS BEraNI BeruBAH</title>
		<link>http://harisn73.wordpress.com/2007/12/19/harus-berani-berubah/</link>
		<comments>http://harisn73.wordpress.com/2007/12/19/harus-berani-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 14:03:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HARIS. N</dc:creator>
				<category><![CDATA[tentang haris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harisn73.wordpress.com/2007/12/19/harus-berani-berubah/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.
Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=63&subd=harisn73&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.<br />
Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.<br />
tapi bagi mereka yang punya kenangan pahit atau tidak menyenangkan pada masa lalunya, maka dia lebih mudah untuk melakukan perubahan. bahkan mereka biasanya lebih aktif untuk memulai perubahan itu.<br />
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah  penentu misi perubahan itu.</p>
<p>Perubahan harus terjadi. Maka itu, kita harus berubah!</p>
<p>Seorang yang berakal hendaknya:<br />
1. Rendah hati  seperti bumi.<br />
2. Dermawan seperti lautan.<br />
3. Menutupi (menjaga) aibnya seperti malam hari.<br />
4. Bermanfaat seperti matahari.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/harisn73.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/harisn73.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/harisn73.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/harisn73.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/harisn73.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/harisn73.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/harisn73.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/harisn73.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/harisn73.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/harisn73.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/harisn73.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/harisn73.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=harisn73.wordpress.com&blog=1620544&post=63&subd=harisn73&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://harisn73.wordpress.com/2007/12/19/harus-berani-berubah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2fe5fc1813d1cb5e5da7a71887ad642f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HARIS. N</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>