Hari Ini Dia Bawahan, Besok Atasan…

18 11 2008

Pernahkah anda mendengar seseorang mengatakan:” Boleh jadi, bawahan
anda akan menjadi atasan anda pada suatu saat kelak….”. Tidak
banyak atasan yang menyadari kenyataan ini, sekaligus bersedia
menerima konsekuensi yang ditimbulkannya. Dan, lebih sedikit lagi
atasan yang bahkan dengan ’sengaja’ melakukan ’sesuatu’ untuk
membantu bawahannya menapak lebih tinggi dari dirinya sendiri.
Meskipun pada kenyataannya, ada banyak bukti bahwa para bawahan
cemerlang melejit karirnya hingga menjadi atasan bagi para mantan
atasannya. Apakah anda menemukan fenomena serupa ini dilingkungan
kerja anda? Baca entri selengkapnya »





18 Modus Operandi Korupsi di Daerah

24 08 2008

DATA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan, dari tahun 2004 hingga 2008 ada 211 kasus korupsi yang diselidiki, 107 perkara penyidikan, 75 perkara penuntutan, 59 perkara telah berkekuatan hukum tetap, dan 53 perkara telah dieksekusi. Baca entri selengkapnya »





Hidup Bisa Seindah Ini, Kenapa Tidak?

28 06 2008

Ketika saya menulis “Ah..Ternyata Hidup Ini Semakin Indah” ada seorang
teman yang mengatakan , “hidup tidak seindah yang
dirasakan.” mendengar kata teman tersebut, Tiba-tiba muncul satu
pertanyaan, bagaimana mungkin ada yang bisa merasakan hidup ini indah
namun ada juga yang tidak bisa merasakan indahnya hidup?

Hidup kita sehari-hari selalu saja penuh dengan tontonan yang
menghibur bahkan ada orang yang menghabiskan waktunya dengan menonton
televisi, menatap layar komputer yang menjadi tercerabut dari jiwa
sejatinya. Ketercerabutan itulah yang membuat hidup kita menjadi
terasa kering bahkan kehilangan kemampuan kita menikmati hidup yang
begitu indahnya.

Lantas bagaimana kita menemukan jiwa sejati kita? sehingga kita bisa
hidup yang begitu indah?

Hal yang paling penting, perlu kita lakukan sekarang juga adalah
bukalah pikiran. Sebab dengan membuka pikirkan anda, anda menjadi
penentu hidup anda sendiri. kesuksesan atau kegagalan anda hari ini
sangat ditentukan apa yang anda pikiran di pagi yang cerah ini.karena
Anda menjadi seperti apa yang anda pikirkan.

Buatlah hidup ini indah, dengan berpikir bahwa hidup ini begitu indah.
maka hidup anda menjadi indah, seindah yang anda pikirkan. Jika tidak,
anda akan menderita.

Itulah sebabnya keindahan hidup ini senantiasa melahirkan keindahan
dalam tindakan-tindakan hidup anda. Demikian juga dalam keindahan
hidup saya. Maka perkenankan saya berdoa sejenak untuk diri saya dan
untuk sahabat-sahabat yang terkasih yang membaca tulisan saya ini.

“Allohumma innaa nas-aluka hubbaka, wa hubba man yuhibbuka, wa hubba
`amalin yuqorribuna ilaa hubbik”

“Ya Alloh, kami memohon cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang
mencintai-Mu, dan cinta kepada amalan yang mendekatkan kami pada
cinta-Mu” (dari doa dalam hadits hasan riwayat at-Tirmidzi) .





Masalah Itu Indah

6 06 2008

Masalah hidup akan menjadi indah jika anda menyikapi setiap masalah yang hadir pada diri anda setiap hari sebagai hiburan yang senantiasa mendewasakan diri. Itulah sebabnya bagi orang yang kuat masalah hidup adalah hiburan yang menyenangkan bagai nyanyian jiwa dipagi hari
menyambut datangnya sinar mentari.

Sama seperti halnya seorang ibu yang mengasuh anaknya sekalipun bandel tetap saja ibu menganggap masalah anaknya bukanlah beban hidup melainkan hiburan bagi dirinya. Karena peran ibu dilakukan dengan cinta dan kasih sayang pada sang buah hati.

Masalah juga tak ubahnya seorang petinju. Bagi seorang petinju, dia menolak sparing partner yang lemah karena tidak sepadan sebab bagi dia lawan yang tangguh akan membuat dirinya semakin percaya diri. Semakin berat masalah anda berarti semakin indah hidup anda.

wassalam





Saatnya Merangin Berubah…

19 05 2008

Mengapa???
Mereka jadi kebal rasa, banyak yang tak lagi tahu mana haram halal Kebal menyaksikan kemiskinan yang papa, anak anak dhuafa, tinggal jauh di desa dan kampung halaman yang tak tersentuh jalan, walaupun negeri ini sudah merdeka, atau yang cacat terseok seok dijalanan, memelas asih, tak terpelihara. Bukankah ini tugas dari anak negeri yang kami pilih untuk memimpin kami.
Bocah bocah laki perempuan tak lagi mampu bertandang kekelas. Drop out. Sepuluh lima belas tahun mendatang negri ini penuh dengan bocah bebal karena tak terjangkau melunasi espepe, buku, sepatu, & seragam. bukankan pendidikan ini untuk kita semua….
Baca entri selengkapnya »





Tersenyumlah shobatku..

13 01 2008

Ditengah kegundahan hati, masihkah anda mampu memberikan senyuman yang
termanis sekalipun untuk orang yang paling anda benci? Masihkah anda
mampu memberikan senyuman yang termanis sekalipun orang itu musuh
besar anda? Sesungguhnya kebencian dan kecintaan kita terhadap
seseorang adalah satu ruang yang berbeda tempat. Bila Wajah kebencian
juga wajah kecintaan. Wajah kecintaan juga wajah kebencian. Jadi,
untuk apa membenci jika satu saat anda mencintai? untuk apa anda
mencintai jika satu saat anda membenci? Baca entri selengkapnya »





keluarlah dari kegelapan

11 01 2008

Ketika anda hidup dalam kegelapan itu pertanda anda diminta menyalakan cahaya di dalam diri anda. Semakin gelap jalan yang anda telusuri dalam hidup ini semakin terang cahaya yang ada pada diri anda sehingga orang-orang disekeliling anda yang hidup dalam kegelapan juga merasakan terangnya cahaya itu. Baca entri selengkapnya »





Jadilah Bermanfaat Untuk Orang Lain

11 01 2008

Jika anda bertanya bagaimana menyalakan cahaya di dalam diri anda?
Jawabnya mudah, dekatkanlah diri anda dengan sumber cahaya yang membuat diri anda bercahaya. Semakin dekat anda dengan sumber cahaya semakin bersinar terang diri anda. Semakin anda jauh dari sumber cahaya, semakin gelap hidup anda. Baca entri selengkapnya »





Memahami Perilaku Bawahan

10 01 2008

Sebagai orang yang memimpin manusia, semestinya kita menyadari, bahwa ada suatu seni dalam bekerja, suatu seni dalam memimpin dan mengarahkan orang lain. Sehingga dengan demikian, untuk bisa sepenuhnya mengembangkan dan meningkatkan kualitas bawahan (staf), maka perilaku-perilaku tertentu harus “diubah” dan “dibentuk”.
Baca entri selengkapnya »





HarUS BEraNI BeruBAH

19 12 2007

Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.
Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
tapi bagi mereka yang punya kenangan pahit atau tidak menyenangkan pada masa lalunya, maka dia lebih mudah untuk melakukan perubahan. bahkan mereka biasanya lebih aktif untuk memulai perubahan itu.
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah penentu misi perubahan itu.

Perubahan harus terjadi. Maka itu, kita harus berubah!

Seorang yang berakal hendaknya:
1. Rendah hati seperti bumi.
2. Dermawan seperti lautan.
3. Menutupi (menjaga) aibnya seperti malam hari.
4. Bermanfaat seperti matahari.